Sunday, January 23, 2011

Rohani dan Jasmani

Seringkali firman Tuhan yang kudengar itu mampir dan mengena sampai pada rohani, tetapi hari hari ini aku mau belajar untuk mengalami Tuhan secara nyata, karena Tuhanku adalah Tuhan yang hidup yang mempunyai kuasa melebihi apapun. Sampai saat ini susah untuk mempercayai apa yang alkitab katakan apabila aku melihat kenyataan yang ada didepan mataku, tetapi aku mau memilih untuk percaya apa yang firman Tuhan katakan. Sebab aku mau bertumbuh dan berakar kuat dalam Tuhan, tidak hanya rohani tetapi tubuhku pun akan tahu bahwa Tuhan itu hidup dan berkuasa.

Sebab firman Tuhan tertulis Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena namaNya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku...dan aku akan diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Be still and know that He is God.....aku akan percaya sekalipun sepertinya aku tidak punya dasar untuk berharap, aku akan melihat sekalipun tidak ada di depan mataku karena Tuhanku satu-satunya dasar dan bukti dari segala sesuatu

Saturday, January 22, 2011

Mencoba mengerti apa itu kasih

Pagi ini aku bangun dengan sebuah pertanyaan yang kurasa harus kutemukan jawabannya. Apakah itu kasih? Aku tidak mengerti kasih itu seperti apa, memang selama ini kata itu hampir seperti makanan sehari-hari. Namun, kembali aku bertanya karena aku seperti kembali tidak mengerti. Kubuka buku manualku yaitu alkitab dan kutemukan ayat yang memberiku penjelasan

1Co 13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

1Co 13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

1Co 13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

1Co 13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

1Co 13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

1Co 13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.

1Co 13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

1Co 13:8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

1Co 13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.

1Co 13:10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

1Co 13:11 Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

1Co 13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

1Co 13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Kemudian di

Rom 12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

Aku mencoba mengerti tetapi kasih sepertinya tidak bisa digapai dengan akal, maka aku mulai berdoa supaya hari ini Tuhan menyingkapkan apa itu kasih di dalam aku menjalani hari ini.

Sunday, January 2, 2011

Refleksi kitab Yehezkiel

Di kitab Yehezkiel banyak sekali tertulis Supaya mereka atau kamu mengetahui bahwa Akulah Tuhan Allahmu. Rupanya Tuhan ingin sekali manusia mengetahui bahwa Dialah Tuhan, kalau aku kutib dari bahasa Ibraninya di e-sword aku dapat arti seperti ini :

ידע

yâda‛

yaw-dah'

A primitive root; to know (properly to ascertain by seeing); used in a great variety of senses, figuratively, literally, euphemistically and inferentially (including observation, care, recognition; and causatively instruction, designation, punishment, etc.): - acknowledge, acquaintance (-ted with), advise, answer, appoint, assuredly, be aware, [un-] awares, can [-not], certainly, for a certainty, comprehend, consider, X could they, cunning, declare, be diligent, (can, cause to) discern, discover, endued with, familiar friend, famous, feel, can have, be [ig-] norant, instruct, kinsfolk, kinsman, (cause to, let, make) know, (come to give, have, take) knowledge, have [knowledge], (be, make, make to be, make self) known, + be learned, + lie by man, mark, perceive, privy to, X prognosticator, regard, have respect, skilful, shew, can (man of) skill, be sure, of a surety, teach, (can) tell, understand, have [understanding], X will be, wist, wit, wot.



Luas sekali, banyak sekali arti mengetahui. Melihat, mengetahui, mengenali, mencari yang kesemuanya mengarah ke Tuhan. Apabila dibaca memang Tuhan kecewa karena bangsa Israel berubah setia dengan melihat kepada berhala-berhala.



Eze 20:27 Oleh karena itu berbicaralah kepada kaum Israel, hai anak manusia, dan katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Dalam hal ini juga nenek moyangmu menghujat Aku, yaitu mereka berobah setia kepada-Ku.

Eze 20:28 Sebab sesudah Aku membawa mereka ke negeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan memberikannya kepada mereka, mereka melihat ke setiap bukit yang tinggi dan ke setiap pohon yang penuh cabang-cabang dan mereka mempersembahkan di sana korban sembelihannya dan membawa persembahannya yang menyakiti hati, juga menyerbakkan di sana persembahan-perse mereka yang harum dan mempersembahkan mereka di sana korban-korban curahan mereka.

Eze 20:29 Maka Aku berkata kepada mereka: Tempat tinggi apa itu yang kamu naiki? Maka namanya disebut Tempat Tinggi sampai hari ini.

Eze 20:30 Oleh sebab itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Apakah kamu menajiskan dirimu juga dengan cara hidup nenek moyangmu dan berzinah dengan mengikuti dewa-dewanya yang menjijikkan?

Eze 20:31 Dalam membawa persembahan-persembahanmu, yaitu mempersembahkan anak-anakmu sebagai korban dalam api, kamu menajiskan dirimu dengan segala berhala-berhalamu sampai hari ini, apakah Aku masih mau kamu minta petunjuk dari pada-Ku, hai kaum Israel? Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak mau lagi kamu minta petunjuk dari pada-Ku.



Kalau aku berefleksi dengan diriku sendiri, tidak bisa kupungkiri aku masih banyak berpaling dengan mataku. Mata ini yang paling susah dijaga, aku berdoa supaya Tuhan sendiri yang beri aku kekuatan yang ajaib untuk aku bisa tetap melangkah dengan setia untuk mengasihi Dia lebih daripada apapun juga.


Saturday, January 1, 2011

Narnia-Voyage of the Dawn Treader (journey to save the lost souls)

Film ini memang patut diacungi jempol karena begitu banyak hal bisa dipelajari dari kisah perjalanan Edmund dan Lucy bersama Prince Caspian untuk menyelamatkan warga Narnia yang tiba-tiba hilang ditengah kabut. Beberapa hal yang aku pelajari :

  1. Hidup adalah sebuah perjalanan untuk menyelesaikan visi dan misi yang telah ditetapkan sebelumnya (alias panggilan hidup)

  2. Akar segala kejahatan adalah cinta uang. Saudara Edmund yaitu Eustace harus berubah menjadi naga yang buruk rupa karena gila harta begitu juga persahabatan Caspian dan Edmund terancam rusak karena berebut kekuasaan yang ujung-ujungnya juga adalah uang

  3. Tidak bersyukur karena diri yang telah diberikan pada kita. Lucy merasa dirinya tidak secantik Susan sehingga celah itu dipakai musuh untuk menggagalkan perjalanan untuk menyelamatkan jiwa. Kita diciptakan dengan gambaran Tuhan yang sempurna oleh karena itu jangan sekali-kali merasa rendah diri

  4. Pada akhirnya perjalanan dalam menyelamatkan jiwa yang hilang selalu harus diprakarsai/disponsori/dibantu/dibackup oleh Tuhan sendiri. Di film ini Aslan lah yang mengingatkan Lucy untuk tidak menggunakan mantra untuk mengubah dirinya menjadi Susan agar memperoleh kecantikan, hal ini melambangkan Tuhan lah yang mengingatkan kalau kita salah jalan. Eustace bisa berubah kembali jadi manusia hanya karena pertolongan Aslan, memang pekerjaan Tuhan yang ajaib adalah bumbu rahasia yang paling utama untuk menyelesaikan petualangan karena tanpa itu Sea Serpent tidak akan bisa dibunuhdan awak kapal Dawn Treader pasti akan tamat riwayatnya.

  5. 2Ti 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.



Garis akhirnya adalah ketika kita berjumpa kembali dengan Tuhan dan Dia bilang bahwa kita telah mengakhiri dengan baik dan tinggal bersama-sama dengan Dia untuk selamanya